LAMR Dorong PHR dan PT SMI Segera Lunasi Pembayaran Subkontraktor
Pekanbaru (Riau), LPC
Ketua Pusat Bantuan Hukum (PBH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Datuk Aziun Asy’ari, S.H., M.H., mewakili Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (Ketum DPH) LAMR Provinsi Riau, menerima pengaduan dari para subkontraktor yang terlibat dalam proyek renovasi rumah di kompleks perumahan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Duri, Riau.
Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (20/3) di ruang PBH LAMR tersebut bertujuan untuk mencari solusi atas permasalahan yang dialami para subkontraktor.
Para perwakilan Subkontraktor juga turut curhat kepada payung negeri tersebut terkait kekesalan mereka terhadap prilaku dari perusahaan BUMN ini.
Mereka juga meminta LAMR menjadi mediator antara mereka dan PHR, mengingat perusahaan tersebut turut terlibat dalam pelaksanaan proyek melalui penandatanganan dokumen kerja.
Dijelaskan, Sebanyak 23 subkontraktor yang berada di bawah PT Sentra Multikarya Infrastruktur (SMI) mengklaim telah menyelesaikan renovasi rumah sesuai dengan kontrak yang disepakati. Meskipun tagihan (invoice) telah diajukan dan dinyatakan final, pembayaran dari pihak terkait hingga kini belum diterima.
Menurut salah satu subkontraktor, mereka telah mengikuti prosedur pembayaran yang ditetapkan oleh PHR Rumbai sejak 2 Desember 2024. Tagihan dari SMI diproses oleh PHR dan diteruskan ke bagian keuangan Pertamina Pusat di Jakarta, dengan klaim bahwa pencairan akan dilakukan dalam waktu 21 hari ke SMI di Bandung. Namun, hingga kini dana yang dijanjikan belum juga terealisasi.
"Kami merasa ditipu. Pekerjaan sudah kami selesaikan, tetapi pembayaran tak kunjung ada," ujar salah satu perwakilan subkontraktor dengan nada kecewa.
Para subkontraktor mengaku telah berulang kali menghubungi Direktur Utama SMI, Philipus Leonard Simatupang, namun hanya mendapat janji tanpa kepastian.
Menanggapi pengaduan tersebut, Datuk Aziun Asy’ari menegaskan bahwa LAMR siap membantu menyelesaikan permasalahan ini dengan menjadi perantara antara subkontraktor, PT SMI, dan PHR.
“Sebagai lembaga adat yang berperan dalam menjaga keharmonisan dan keadilan di masyarakat, kami berkomitmen untuk menengahi persoalan ini agar hak-hak para subkontraktor dapat segera diterima,” ujarnya.
LAMR berharap semua pihak dapat duduk bersama untuk menyelesaikan sengketa ini secara transparan dan adil. Selain itu, LAMR juga mendorong PT SMI dan PHR untuk segera memberikan kepastian terkait pembayaran yang telah lama tertunda guna menghindari dampak lebih luas bagi para pekerja dan keluarganya.
Wujudkan Budaya HSSE Generative, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Sumbang 600 Kantong Darah Peringati Bulan K3 2026
Kota Dumai (Riau), LPCDalam semangat Gerakan Nasional (Gernas) Bulan K3 2.
Brimob Sumut Turun ke Sungai, Aksi Nyata Menjaga Kehidupan dan Masa Depan Kota Medan
Medan (Sumut), LPCKepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh.
Jamin Kelancaran Distribusi, Babinsa Merbau Pantau Operasional Unit SPPG di Yayasan Bakti
Bengkalis (Riau), LPC Kegiatan Makan Sehat Bergizi operasional Unit .
Ingatkan Larangan Bakar Lahan, Babinsa Koramil 06/Merbau Edukasi Warga Desa Lukit
Bengkalis (Riau), LPCBabinsa Koramil 06/Merbau melaksanakan patroli pence.
Brimob Sumut Antar Anak-Anak Desa Garoga Tetap Bersekolah di Tengah Dampak Bencana
Tapsel (Sumut), LPCKepedulian terhadap masa depan generasi muda terus dit.
Brimob Sumut Kawal Huntara, Lingkungan Batang Toru Kembali Tertata
Tapsel (Sumut), LPCPersonel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara.








